Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa


SUARA NEGERI | SELAYAR — Berbagai bentuk langkah dan inovasi terus digagas sosok pemerhati pemerintahan dan pembangunan daerah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Fadly Syarif, S. I.Kom mulai dari menjajaki peluang percepatan pembangunan jaringan instalasi air minum melalui perusahaan milik daerah (Perumda) Tirta Tanadoang. 

Dalam agenda kunjungannya ke kantor Perumda Tirta Tanadoang, beberapa malam lalu, Fadly mendorong, pihak kantor PAM untuk meluangkan waktu turun melakukan survey sumber air bersih di Kecamatan Pasilambena yang berpotensi dialirkan ke sepuluh wilayah dusun daratan Pulau Kalao toa.

Dia berharap, instalasi air bersih bisa dirintis dan dibangun sampai ke wilayah Desa Pulau Madu hingga Desa Karumpa.

Selain itu, pihaknya juga terus mengintensifkan komunikasi dengan sejumlah pihak operator perusahaan kapal penumpang dan kargo yang berpeluang memudahkan proses pengangkutan komoditi kopra dari Kecamatan Pasilambena langsung menuju Surabaya.

Komunikasi dibangunnya dengan pihak perusahaan PT. Dharma Lautan Utama (DLU) hingga perusahaan kapal pasific samudera 1 yang sementara dioperasikan mengganti posisi KM. Sabuk Nusantara 27 di lintasan Pelabuhan Rauf Rahman, Benteng Selayar-Pulau Bonerate.

Proses pendampingan pengurusan penerbitan dokumen NPWP, dan NIB juga terus dilakukannya untuk memback up keamanan berusaha bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Desa Garaupa Raya yang ditargetkannya sebagai basis pengembangan pilot project Desa dengan perilaku pengusaha aman dan tertib perizinan.

Kegiatan pendampingan penerbitan kelengkapan dokumen NPWP dan NIB digagas melalui rangkaian kerjasama dengan pihak kantor pelayanan penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Benteng, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rumah Badan Usaha Milik Negara (RBUMN) Kabupaten Selayar yang diback up Pemerintah Kecamatan Pasilambena.

Melalui bantuan fasilitasi dan kolaborasi kerjasama kantor pelayanan penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Benteng, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rumah Badan Usaha Milik Negara (RBUMN) Kabupaten Selayar, serta back up Pemerintah Kecamatan Pasilambena, sedikitnya, dua pelaku UMKM, Desa Garaupa Raya, dipastikan telah mengantongi kelengkapan dokumen NIB dan NPWP, sebagai bukti nyata akan mulai terbangunnya kesadaran wajib pajak di kalangan pengusaha lokal Pulau Kalao toa. 

Kegiatan pendampingan juga turut dilakukannya terhadap warga korban bencana angin puting beliung, asal Desa Garaupa Raya, mulai dari pendampingan kegiatan fasilitasi pembuatan dokumen laporan kejadian bencana hingga penyusunan proposal pengajuan bantuan kebutuhan atap spandek serta rangka baja, untuk Ahyadin, korban dampak bencana yang rumahnya rusak, usai diterjang angin puting beliung pada pukul 06.15 Wita, Jum'at, (6/3) lalu. (*)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa
  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa
  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa
  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa
  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa
  •  Pemerhati Pembangunan Ingin Instalasi Air Bersih Bisa Dibangun Di Desa Pulau Madu Hingga Desa Karumpa