16 Desa di Kecamatan Comal Bakal Ikut Pilkades 2026, Ini Pesan Penting Muhammad Machsum
SUARA NEGERI ■ PEMALANG — Sosialisasi Peraturan Daerah dalam rangka Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2026 di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, berlangsung pada Senin, 13 April 2026.
Dua narasumber Anita Handayani Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi Gorkar dan Muhibing Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKB, hadir dalam giat ini. Selain itu terdapat juga Camat Comal, kepala desa, sekretaris desa dan Ketua BPD seluruh Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.
Muhammad Machsum, S.I.P., MM Camat Comal menyampaikan, pada intinya kita menindaklanjuti yang dimotori oleh dewan yaitu sosialisasi peraturan daerah terkait pemilihan kepala desa serentak tahun 2026.
Pihaknya menyebutkan di Kabupaten ada 173 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, sedangkan Kecamatan Comal sendiri ada 16 desa.
"Kita sosialisasikan agar mereka yang hadir mengetahui konsep - konsep dan regulasinya. Ia berharap agar sekdes yang mewakili pak kades semua kompak sehingga menjadi awal yang baik bagi kita dalam pelaksanaan pilkades, supaya pada hari H nanti tidak ada alasan apapun semua siap," kat dia.
Lanjutnya, dalam musyawarah tadi banyak sekali usulan-usulan dan pertanyaan disampaikan, itu tugas antara panitia dengan BPD untuk menjawabnya, kita hanya melihat usulan tersebut regulasi seperti apa.
"Kemudian memang usulan itu masuk dalam regulasi akan kita implementasi dan kita tuangkan melalui peraturan - peraturan di tingkat kabupaten," imbuhnya.
Dia berharap pelaksanaan Pilkades serentak nanti bisa berjalan sukses, lancar dan aman, tidak ada lagi Musyawarah maupun mufakat, setelah selesai pemilihan selama 15 hari atau 10 hari yang terpilih bisa kita ditetapkan menjadi kepala desa.
Sementara itu, Anita Handayani, A.Md DPRD Pemalang mengatakan, tugas kepala desa dan perangkatnya sama sama mensukseskan Pilkades pada Bulan November tahun 2026 serempak di Kabupaten Pemalang. Dengan masa bakti delapan tahun sejak kepala desa terpilih tahun 2026.
Lanjut Anita, mengumumkan rencana pilkades sampai pada pelaksanaan pilkades. Maka calon panitia pilkades dilakukan pelatihan Pemilihan Kepala Desa.
"Kami mengajak kepada masyarakat agar selalu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkades, tanpa terjadi permusuhan karena yang jadi kepala desa adalah kepala seluruh warga desa yang bersangkutan, bukan kepala kelompok tertentu," tegasnya.
"Meskipun beda pilihan, jangan sampai terjadi permusuhan," pungkasnya. (Rudiono)

