Gelar Open House Mujiz Jam’iyyah Ruqyah Aswaja, Puluhan Praktisi Wonosobo Hadir dan Mendapatkan Ilmu Baru
SUARA NEGERI | TUBAN — Kediaman Mujiz Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) di Tuban menjadi pusat silaturahmi ribuan praktisi dan masyarakat dalam acara Open House yang digelar hari ini dan beberapa hari yang akan datang.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) yang dilakukan oleh Praktisi area Tuban saja, namun lebih ke seluruh praktisi yang ada di seluruh Indonesia termasuk para praktisi Jam’iyyah Ruqyah Aswaja dari cabang kabupaten Wonosobo.
Cara ini juga menjadi momentum penguatan spiritual bagi para pejuang dakwah Al-Qur’an di seluruh tanah air, pada Sabtu (4/4/26)
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Mujiz JRA menyampaikan pesan mendalam terkait esensi ikhtiar dan ketauhidan. Beliau mengingatkan bahwa setiap langkah, usaha, dan pengabdian yang dilakukan oleh para praktisi dalam melayani umat sepenuhnya bergantung pada ketetapan Sang Pencipta.
"Segala apa yang kita laksanakan dan usahakan, untuk keberhasilannya adalah mutlak hak Allah SWT. Kita hanyalah perantara dan hamba yang wajib berikhtiar," pesan Mujiz di hadapan para praktisi yang hadir.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa hasil akhir dari setiap perjuangan tidak boleh menggoyahkan iman seorang mukmin. Mujiz mengajak seluruh keluarga besar JRA untuk senantiasa menghiasi diri dengan sifat sabar dalam menghadapi segala ketetapan.
"Apapun hasilnya, kita diwajibkan untuk bersabar. Jika hasilnya sesuai harapan, kita bersyukur, jika belum, maka sabar adalah jalan terbaik karena Allah lebih tahu apa yang paling maslahat bagi hamba-Nya,” tambahnya.
Ketua Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Tim Pamungkas Kabupaten Wonosobo Gus Rosun hari ini membawa rombongan lebih banyak dari tahun kemarin, dan merasa hari ini mendapatkan banyak ilmu baru dari apa yang disampaikan oleh Mujiz Jam’iyyah Ruqyah Aswaja.
“Hari ini kami sangat bersyukur bisa langsung bertemu dengan Mujiz bersama para praktisi kabupaten lain. Yang mana beliau menyampaikan beberapa hal yang sangat penting untuk kami semua, agar selalu sabar menyikapi apa saja yang sudah dilakukan dan diusahakan karena Alloh SWT adalah yang memiliki segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi beserta seluruh isinya.
Mujiz berpesan kepada kita bahwa masalah sebenarnya bukan memerlukan solusi, tapi masalah lebih membutuhkan kesabaran dalam menyikapi,” ungkap Gus Rosun.
Melalui pesan yang disampaikan oleh Mujiz diharapkan para praktisi JRA Seluruh Nusantara, khususnya kepada para praktisi dari Kabupaten Wonosobo memberikan pesan agar dapat kembali menjalankan tugas dakwah dengan hati yang lebih ikhlas dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT. (NoerSobo)



