Rem Blong di Jalur Tengkorak Kalikuto, Truk Tabrak Dua Kendaraan Satu Orang Meninggal Dunia
SUARA NEGERI ■ WONOSOBO — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas jalan raya Temanggung–Wonosobo, tepatnya di kawasan yang dikenal sebagai "Jalur Tengkorak" Kalikuto, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tragis ini bermula saat sebuah truk bermuatan (KBN) melaju dari arah Temanggung menuju arah Wonosobo. Saat melintasi jalan menurun tajam di area Kalikuto, truk tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman (rem blong) sehingga pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.
Truk yang melaju tak terkendali tersebut kemudian menghantam dua kendaraan lain yang berada di depannya, yakni Satu unit truk dan Satu unit mobil Suzuki APV Pick-up.
Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H.. mengonfirmasi bahwa kecelakaan beruntun ini diduga oleh masalah teknis pada sistem pengereman truk KBN yang datang dari arah temanggung menuju Wonosobo.
"Diduga kuat truk dari arah Temanggung mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun Kalikuto. Akibatnya, truk hilang kendali dan menabrak dua kendaraan di depannya dari arah berlawanan yaitu satu truk lain dan satu mobil pick-up APV," ujar Kasatlantas Wonosobo dalam keterangannya, Rabu (08/04).
Data Korban dan Evakuasi
Akibat benturan keras tersebut, dilaporkan satu orang meninggal dunia. Petugas kepolisian bersama tim relawan dan medis segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat serta mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Pihak Satlantas Polres Wonosobo kembali memberikan peringatan keras kepada para pengemudi, terutama kendaraan besar, untuk selalu memastikan kelaikan jalan kendaraan sebelum melintasi jalur ekstrem Kertek–Kalikuto.
"Kami mengimbau para sopir untuk rutin mengecek sistem pengereman dan menggunakan engine brake saat melintasi turunan panjang. Jalur ini memiliki risiko tinggi jika kondisi kendaraan tidak prima," tambahnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah dalam penanganan unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Wonosobo untuk penyelidikan lebih lanjut. (NoerSobo)


