Warga Desa Banglarangan Pemalang Tewas Akibat Tertabrak Kereta Api
SUARA NEGERI | PEMALANG — Seorang lansia bernama Karono (64 Tahun), warga Desa Banglarangan, Rt 19 RW 02 Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang tewas akibat tertabrak Kereta.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, tanggal 06 April 2026 sekira pukul 05.50 Wib.
Informasi awal dari petugas PPJ (petugas penilik jalur) mendapati seorang mayat laki laki di perlintasan Kereta api KM 105+7/8 ikut wilayah Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten pemalang.
Menurut PPJ, saat sampai di lokasi mendapati ada mayat seorang laki dalam kondisi kedua kaki putus, dan kepala hancur.
Peristiwa ini kemudian diteruskan ke pihak Polsek Ampelgading. Sekira pukul 07.30 wib Kanit Reskrim, anggota SPKT dan piket Reskrim mendatangi ke TKP, setelah sampai TKP petugas menghubungi pihak medis Puskesmas Losari untuk pemeriksaan mayat.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dr. Metha Ardianiza dari Puskesmas Losari, menyatakan bahwa kondisi korban kepala hancur akibat benturan.
Tak hanya itu, kedua kaki putus/patah, penyebab kematian dimungkinkan akibat tertemper Kereta api.
Nyaris sama, hasil pemeriksaan medis RS Comal Baru dan pemeriksaan Tim Inafis Polres Pemalang juga menyebutkan kematian korban diduga tertemper Kereta Api.
Pihak Keluarga korban menerima peristiwa tersebut dan tidak akan melakukan tuntutan kepada pihak manapun dibuktikan dengan surat pernyataan diwakili oleh anak korban
Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Rudi)

