Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi


SUARA NEGERI | JAKARTA — Memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) yang jatuh pada 3 Mei 2026, Ketua Umum PW Fast Respon, R. Mas MH. Agus Rugiarto, S.H., atau yang akrab disapa Agus Flores, mengeluarkan pernyataan strategis mengenai pentingnya menjaga keterbukaan informasi sebagai pilar demokrasi di Indonesia.

Agus Flores menegaskan bahwa momentum tahun ini bukan sekadar seremoni kalender, melainkan sebuah refleksi mendalam atas perjuangan insan pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan akuntabel.

"Kebebasan pers adalah roh dari demokrasi. Tanpa pers yang merdeka, masyarakat akan kehilangan akses terhadap kebenaran. Kita semua memikul tanggung jawab besar untuk menjaga independensi pers dari segala bentuk intervensi maupun tekanan," ujar Agus Flores dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Melawan Hoaks dan Intimidasi

Dalam pesannya, Agus Flores memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jurnalis di seluruh pelosok tanah air. 

Ia memahami bahwa tantangan media saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman fisik dan digital hingga gempuran informasi hoaks yang masif.

Ia menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah "perisai" utama bagi jurnalis agar tetap menjadi institusi yang dipercaya oleh publik.

"Tidak boleh ada lagi ruang bagi intimidasi, kriminalisasi, apalagi upaya pembungkaman terhadap insan pers. Kita harus berdiri bersama menjaga marwah profesi ini sebagai penyampai kebenaran," tegas pria yang dikenal vokal dalam membela hak-hak jurnalis ini.

Sinergi dan Etika Jurnalistik

Lebih lanjut, Agus mengajak pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem yang aman bagi kerja-kerja jurnalistik. Namun di sisi lain, ia juga memberikan catatan penting bagi para pelaku media.

Ia mengingatkan agar seluruh jurnalis tetap patuh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Kecepatan informasi di era digital jangan sampai mengorbankan akurasi dan kredibilitas.

"Peringatan tahun 2026 ini harus menjadi momentum penguatan komitmen. Pers harus tetap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan publik dan mengawal demokrasi agar tetap sehat serta berkeadilan," tutupnya. (Noer77)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi
  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi
  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi
  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi
  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi
  •  Agus Flores: Kebebasan Pers adalah Roh Demokrasi, Harus Dijaga Tanpa Intimidasi