Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800


SUARA NEGERI | JAKARTA — Di momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 pada 20 Mei, kurs Dolar kembali menguat dan menekan Rupiah. 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 9.05 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini melemah 37 poin (0,21%) ke level Rp 17.743 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terlihat menguat tipis 0,05% ke level 99.378.

Nilai tukar atau Kurs Rupiah hari ini, 20 Mei 2026, dibuka melemah terhadap mata uang Amerika Serikat.

Rupiah tercatat turun hingga menyentuh level Rp17.738 per Dolar AS pada awal perdagangan Rabu pagi.

Mengacu pada BI rate, Kurs Rupiah dibuka melemah sebesar 32 poin atau sekitar 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan ini membuat kurs rupiah kembali tembus ke level Rp17.738 per Dolar AS di tengah tekanan pasar global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai bahwa cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Selain intervensi pasar, BI juga meningkatkan tingkat imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi 6,41 persen untuk mendukung arus masuk modal asing (capital inflow). (red/sri)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800
  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800
  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800
  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800
  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800
  •  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800