Kementerian Kesehatan Lebanon Sebut Serangan Israel Sejak 2 Maret Telah Menyebabkan 3.200 Orang Tewas
SUARA NEGERI | LEBANON — Setidaknya 14 orang lagi tewas dalam serangan udara Israel terbaru di sebuah wilayah di Lebanon timur, seiring rezim tersebut mengintensifkan serangan mematikan di berbagai bagian negara Arab itu.
Sumber berita Lebanon, termasuk jaringan Al-Mayadeen, melaporkan 14 korban jiwa sejauh ini dalam serangan Selasa (26/5) pagi di daerah "Machghara" di Lebanon timur, sementara beberapa lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan.
Kementerian Kesehatan Lebanon baru-baru ini mengumumkan bahwa serangan Israel sejak 2 Maret 2026 telah menyebabkan sekitar 3.200 orang tewas dan 9.633 lainnya terluka.
Rezim Israel juga telah menargetkan daerah "Srifa" di Lebanon selatan dengan serangan drone dalam tiga fase terpisah. Selain itu, rezim tersebut telah mengeluarkan perintah evakuasi mendesak untuk "Nabatieh" di Lebanon selatan.
Pasukan Israel mengklaim telah menyerang 100 target yang terkait dengan gerakan perlawanan Hizbullah, termasuk infrastruktur dan pejuang di wilayah "Bekaa" dan Lebanon selatan.
Radio Angkatan Darat Israel juga mengumumkan bahwa Hizbullah telah menargetkan area militer di perbatasan Lebanon sebanyak tiga kali sejak pagi ini menggunakan drone. (Irna/MIA)
