MUHASABAH: Tentang Keutamaan Menebarkan Salam
Salam adalah ungkapan yang sangat mulia dalam ajaran Islam. Salam bukan hanya sekadar ucapan, tetapi juga sebuah doa dan harapan untuk keselamatan serta kesejahteraan. Dalam konteks ini, menjawab salam menjadi salah satu kewajiban bagi setiap Muslim.
Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk menebarkan salam guna mempererat persaudaraan dan meraih surga.
Rasulullah SAW Bersabda:
"Assalāmu ‘alaikum."
Nabi SAW menjawab salam tersebut, lalu laki-laki itu duduk. Nabi bersabda, "Sepuluh
(pahala)."
Kemudian datang lagi orang lain dan mengucapkan: "Assalāmu ‘alaikum wa rahmatullāh."
Nabi SAW menjawabnya dan bersabda, "Dua puluh (pahala)."
Lalu datang yang lain dan mengucapkan: "Assalāmu ‘alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh."
Nabi SAW menjawabnya dan bersabda, "Tiga puluh (pahala)."
(HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
"Hendaklah yang muda memberi salam kepada yang tua, yang berjalan memberi salam kepada yang duduk, dan yang sedikit memberi salam kepada yang banyak."
(HR. Bukhari dan Muslim).
"Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku, 'Wahai anakku, apabila kamu masuk menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam, niscaya akan menjadi keberkahan bagimu dan bagi keluargamu.'" (HR. Tirmidzi).
Disitat dari : Tony Eka Chandra
