Sejumlah Tokoh PDIP Kumpul di Karanganyar, Ribuan Kader Siap Menuju Kemenangan 2029
SUARA NEGERI | SOLO — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Sinyal itu menguat dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP Kabupaten Karanganyar yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar, pada Selasa (26/5/2026).
Agenda konsolidasi partai berlambang banteng moncong putih itu berlangsung istimewa karena dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan partai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Dolfie O.F.P., Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu dan Ketua DPP Bidang Energi dan Pertambangan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani (Pinka Haprani) yang menjabat Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Jawa Tengah, serta Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah Sumanto yang juga Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Rangkaian agenda konsolidasi organisasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di seluruh wilayah Jawa Tengah resmi dirampungkan. Kabupaten Karanganyar sengaja dipilih sebagai titik penutup rangkaian konsolidasi sekaligus memprakasai generasi muda partai sebagai ujung tombak pemenangan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie OFP mengatakan, penutupan kosulidasi se Jawa Tengah yang digelar di Dapilnya menandai kesiapan penuh partai untuk bergerak lebih dalam ke akar rumput demi menyongsong kontestasi politik pada tahun 2029 mendatang.
Agenda konsolidasi ini dijadwalkan akan langsung berlanjut ke tingkat Ranting dan Anak Ranting dengan target rampung pada bulan Juni mendatang. Di bawah koordinasi Ketua DPC PDIP Karanganyar, Rober Christanto, terdapat tiga fokus utama yang menjadi landasan bergerak ke depan.
"Yakni, Menata organisasi secara menyeluruh di semua tingkatan kepengurusan, Menyusun kekuatan baru yang lebih solid, kompak, dan terintegrasi serta Membuat program nyata yang langsung menyentuh dan bergerak bersama rakyat," ucap Dolfie kepada awak media, usai Konsulidasi Musangcab di Gedung Wanita Karanganyar.
Lebih lanjut Dolfie menyatakan, evaluasi mendalam mengenai hasil pemilu legislatif sebelumnya juga telah diselesaikan melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban dan pandangan umum. Dari hasil evaluasi tersebut, poin paling krusial yang disepakati oleh seluruh pengurus adalah urgensi untuk memperkuat barisan di setiap lini lapangan.
"Salah satu langkah konkret yang diambil dalam agenda penataan organisasi ini adalah regenerasi kepengurusan secara masif. Selain wajib memenuhi syarat formal keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, PDIP menerapkan kebijakan ketat untuk melibatkan minimal dua orang anak muda di setiap tingkatan kepengurusan, mulai dari tingkat Anak Cabang, Ranting, hingga Anak Ranting," terang dia.
Di Kabupaten Karanganyar sendiri, tercatat ada sekitar 2.000 Anak Ranting. Dengan formula minimal dua anak muda di setiap struktur tersebut, PDIP dipastikan mengamankan sedikitnya 4.000 pasukan muda baru yang siap bergerak di seluruh lini akar rumput.
Strategi merangkul generasi muda ini dinilai sangat relevan mengingat peta pemilih pada pemilu ke depan akan didominasi oleh generasi baru. Menghadapi Pemilu 2029, internal partai menegaskan optimisme yang sangat tinggi bahwa wilayah yang dikenal sebagai "kandang banteng" ini tidak akan goyah.
"Target utama yang dicanangkan sudah sangat jelas, yaitu menang total, dengan kesiapan pasukan muda yang kini jauh lebih matang dan solid," pungkasnya.(SRI)
