MUHASABAH Tentang Kasih Sayang


Kasih sayang memiliki tempat yang sangat istimewa dalam ajaran Islam, mengajarkan umat Islam untuk saling menyayangi sesama makhluk agar mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

Kasih sayang ini berlaku universal, mencakup sesama manusia (baik muslim maupun non muslim), keluarga, tetangga, anak yatim, bahkan semua mahluk ciptaan Allah dan lingkungan sekitar.

Allah SWT Berfirman:

"Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang."
(QS. Ar-Rum: 21).

"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam."
(QS. Al-Abiya: 107).

Rasulullah SAW Bersabda:

“Sekali-kali tidaklah kalian beriman sebelum kalian mengasihi”. Kemudian mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, semua kami pengasih”. Rasulullah bersabda kembali “Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya (mukmin), tetapi bersifat umum (untuk seluruh umat manusia).”
(HR: Ath Thabrani).

"Sayangilah makhluk yang ada di bumi, niscaya Dzat yang ada di langit akan menyayangimu."
(HR. At-Tirmidzi).

"Barang siapa tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi."
(HR. Bukhari dan Muslim).

 (T.E.C)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang
  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang
  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang
  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang
  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang
  •  MUHASABAH Tentang Kasih Sayang