Sukseskan Program Pemerintah, Desa Rogojati Wonosobo Gelar Panen Raya Padi 22,5 Ton
SUARA NEGERI | WONOSOBO — Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional, tim media bersama Kapolsek Sukoharjo, Dinas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan Kepala Desa Rogojati melakukan kunjungan langsung ke salah satu lumbung padi di Desa Rogojati, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo. (12/6).
Sejauh mata memandang, hamparan padi yang telah menguning seluas kurang lebih 5 hektar siap untuk dipanen.
Koordinator Ketahanan Pangan Desa Rogojati, Khomeidi, menjelaskan bahwa masa tanam padi kali ini memakan waktu 120 hari, terhitung sejak 15 Februari 2026 hingga hari panen tiba.
“Dari total luas lahan 5 hektar yang siap panen ini, rata-rata menghasilkan 4,5 ton gabah per hektar. Sehingga total keseluruhan mencapai kurang lebih 22,5 ton gabah. Hasil ini nantinya akan dibeli sesuai standar harga Bulog dari pemerintah, yaitu Rp6.500 per kilogram,” ujar Khomeidi.
Keberhasilan panen ini tidak luput dari pemilihan variitas yang tepat. Koordinator PPL Kecamatan Sukoharjo, Kirmono, menambahkan bahwa kesuburan lahan didukung oleh penggunaan benih padi jenis Inpari 48 dan Sintanur, serta optimalisasi pemberian pupuk.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Rogojati yang menjabat selama tiga periode, Etty Subiarti, memaparkan asal-usul lahan dan anggaran program ini. Dari total 5 hektar lahan yang dipanen, 2 hektar di antaranya merupakan aset tanah kas desa, sedangkan 3 hektar sisanya adalah tanah bengkok perangkat desa yang disewa oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) khusus untuk program ketahanan pangan.
“Anggaran ketahanan pangan ini bersumber dari Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp162.080.000. Alhamdulillah, hasil panen tahun ini sangat memuaskan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersatu dan berkomitmen penuh agar program ketahanan pangan ini berjalan sesuai harapan pemerintah pusat,” ungkap Etty.
Sementara itu, Kapolsek Sukoharjo, AKP Slamet Riyanto, S.E., menegaskan bahwa kunci keberhasilan panen raya ini adalah kuatnya kolaborasi dan sinergisitas antara Polri, Dinas PPL, Pemerintah Desa, dan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap program ini terus ditingkatkan demi mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Guna memastikan proses tanam berjalan lancar hingga panen, peran aktif kepolisian di lapangan juga sangat intens. Kanit Intel Aiptu Warsidi bersama Bhabinkamtibmas setempat secara rutin dua minggu sekali melakukan pengecekan berkala terhadap tanaman padi tersebut.
Langkah proaktif ini dilakukan agar petani dapat meminimalisir kendala dan meraih hasil panen yang maksimal demi kesejahteraan serta kemakmuran warga Desa Rogojati pada umumnya. Masyarakat setempat pun mengaku sangat puas dan bersyukur atas hasil panen raya kali ini. (NoerSobo)

