Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet


SUARA NEGERI ■ KARANGANYAR — Peta politik di internal DPC Partai Demokrat Kabupaten Karanganyar dipastikan bakal mengalami penyegaran. Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar, Tri Haryadi, secara terbuka menyatakan sikap tidak akan mencalonkan diri kembali dalam Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Demokrat Jawa Tengah yang dijadwalkan digelar bulan ini di Semarang.

Langkah mengejutkan ini diambil Tri Haryadi demi membuka jalan bagi kader-kader muda potensial untuk memimpin Demokrat Karanganyar menghadapi tantangan politik ke depan yang dinilai semakin berat.

"Tantangan pemilu ke depan makin berat. Saya yang saat ini sudah berusia 62 tahun memutuskan untuk tidak meneruskan jabatan sebagai Ketua DPC Karanganyar. Saya ingin ada regenerasi, karena kader-kader muda Demokrat di Karanganyar yang potensial itu sangat banyak," ujar Tri Haryadi saat ditemui awak media, Kamis (2/7) malam. 

Sikap legawa ini sebenarnya sudah ia embuskan di hadapan para pengurus dan kader PAC sejak pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada awal Januari lalu. Bos PO Antar Jaya itu menegaskan tidak akan melakukan intervensi apa pun dalam bursa pemilihan ketua baru dan membebaskan seluruh kader terbaik untuk berkompetisi.

"Saya mengikuti aturan dan ritme dari DPD. Sama sekali tidak ada intervensi dari saya. Siapa pun monggo kalau mau mendaftar," imbuhnya tegas.

Terkait mekanisme pelaksanaan Muscab serentak, Tri Haryadi menjelaskan bahwa tahapan pendaftaran bakal calon ketua DPC sudah resmi dibuka sejak tanggal 1 hingga 7 Juli ini. Berbeda dengan sebelumnya, pendaftaran kali ini menerapkan sistem satu pintu yang dikelola langsung oleh Tim BPOKK DPD Demokrat Jawa Tengah.

"Pendaftaran satu pintu di DPD, jadi tidak lewat DPC masing-masing. Siapa pun yang mau maju harus datang langsung ke DPD Jawa Tengah di Semarang," jelas Tri.

Adapun syarat mutlak yang harus dibawa oleh para pendaftar antara lain KTP sebagai bukti Warga Negara Indonesia (WNI) dan KTA (Kartu Tanda Anggota) sebagai bukti keabsahan kader berlambang mercy tersebut. Setelah meloloskan berkas administrasi, para bakal calon akan mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi sebelum akhirnya digodok oleh DPP.

Ketika ditanya mengenai sosok dari Karanganyar yang sudah mencuat dan mendaftarkan diri ke DPD, Tri mengaku belum memantau secara detail namun ia berharap figur yang muncul adalah mereka yang bernyali.

"Saya belum tahu siapa saja yang sudah masuk. Tapi saya berharap kader terbaik Karanganyar yang paham beratnya tantangan ke depan, berani untuk tampil," tuturnya.

Meski menyudahi masa baktinya di tingkat kabupaten, kiprah politik Tri Haryadi tidak berhenti begitu saja. Politisi senior ini memberikan bocoran bahwa dirinya mendapatkan tugas baru untuk memperkuat jajaran kepengurusan di tingkat wilayah Jawa Tengah. 

"Saya tidak mendaftar di kabupaten karena tugas saya sudah selesai di sini. Ke depan, saya akan naik untuk membantu Ketua DPD di kepengurusan DPD Provinsi Jawa Tengah," pungkas pria yang juga masuk dalam jajaran Panitia Muscab Demokrat Jateng tersebut. (hrs)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet
  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet
  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet
  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet
  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet
  •  Tri Haryadi Tak Maju Lagi di Muscab Demokrat Karanganyar, Dorong Kader Muda Sebagai Tongkat Estafet