Sekomandi Revival Libatkan Remaja untuk Lestarikan Kain Tradisional Sulawesi Barat
MAMUJU ■ SUARA NEGERI — Upaya melestarikan kain tradisional Sekomandi di Sulawesi Barat mulai diarahkan pada keterlibatan generasi muda melalui program “Sekomandi Revival”, yang memperkenalkan warisan budaya tersebut sekaligus mendorong pengembangan produk kreatif.
Program yang berlangsung pada Juni 2026 itu melibatkan 15 remaja di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, dengan Mala’bi Institute sebagai mitra.
Kegiatan tersebut memberikan pengenalan mengenai kain Sekomandi dan peluang pemanfaatannya sebagai bahan produk kreatif. Salah satu praktik yang dilakukan peserta adalah membuat bros dari potongan kain Sekomandi dengan tambahan benang jahit dan manik-manik.
Sekomandi merupakan salah satu warisan budaya Sulawesi Barat yang memiliki nilai sejarah dan budaya, sekaligus berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Proses pembuatannya membutuhkan keterampilan dan ketekunan, sehingga regenerasi pembuat dan pengguna menjadi penting bagi keberlangsungannya.
Ketua pelaksana Sekomandi Revival, Adam Ramadhan, mengatakan pelestarian budaya perlu melibatkan generasi muda secara langsung.
“Generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk mengenal dan berkreasi dengan warisan budaya daerah,” kata Adam.
Menurut dia, keterlibatan tersebut diharapkan membuat generasi muda tidak hanya mengenal Sekomandi sebagai warisan budaya, tetapi juga melihat peluang untuk mengembangkan produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi.
Program Juni itu merupakan tahap awal dari rangkaian pengembangan Sekomandi Revival. Tahap selanjutnya diharapkan mencakup penguatan keterampilan pengolahan bahan, pewarnaan benang, penenunan, pengembangan desain, diversifikasi produk serta promosi dan pemasaran.
Penyelenggara berharap pendekatan tersebut dapat memperkuat regenerasi sekaligus menjaga identitas budaya Sekomandi di tengah perubahan gaya hidup generasi muda.
Program itu juga menempatkan inovasi sebagai bagian dari upaya pelestarian, dengan tetap mempertahankan nilai budaya kain Sekomandi sambil mengembangkan pemanfaatannya untuk kebutuhan masyarakat modern.(rls)




