IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel


SUARA NEGERI | JAKARTA — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rentetan rudal balistik ke target AS dan Israel pada hari Senin dalam gelombang serangan balasan baru sebagai pembalasan atas kampanye militer tanpa provokasi terhadap Iran.

IRGC mengumumkan pada 23 Maret bahwa mereka telah melakukan gelombang serangan balasan ke-76 selama Operasi Janji Sejati 4 terhadap musuh Amerika dan Zionis.

Sebagai bagian dari erosi infrastruktur militer musuh yang sedang berlangsung, pangkalan Amerika Al Dhafra, Victoria, Armada Kelima AS, dan pangkalan udara Pangeran Sultan secara efektif menjadi sasaran rudal Qiam berbahan bakar cair dan Zolfaqar berbahan bakar padat serta drone, tambah IRGC.

Selain itu, disebutkan juga bahwa infrastruktur tentara Zionis di Ashkelon, Tel Aviv, Haifa, pemukiman Gush Dan, dan di wilayah pendudukan Palestina bagian selatan telah menjadi sasaran utama rudal berat berbahan bakar padat dan berpemandu presisi, termasuk rudal Khaybar-shekan (Khaybar-buster) dan rudal Qiam berbahan bakar cair.

Peluncuran rudal dan drone Iran yang berkelanjutan telah menembus sistem pertahanan udara canggih musuh, secara efektif dan luas menyerang target strategis, sehingga meniadakan klaim dan khayalan para pejabat Amerika dan Zionis yang gemar berperang mengenai penghancuran kemampuan rudal dan angkatan laut Iran, demikian pernyataan IRGC.

Terakhir, ditekankan bahwa operasi militer pembalasan terus berlanjut dengan kuat, dan keberhasilannya akan segera diumumkan kepada publik.

Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone. (Tasnim)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel
  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel
  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel
  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel
  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel
  •  IRGC Melancarkan Serangan Rudal Berat ke Target AS dan Israel