Jelang Hari Raya Nyepi, Iring Iringan Melasti Padati Pantai Padanggalak
SUARA NEGERI | BALI — Sebagai rangkaian Tawur Agung Kesanga, Umat Hindu di Bali melaksanakan upacara Melasti yaitu penyucian terhadap pratima atau hyang disakralkan.
Upacara yang dilaksanakan sebelum Nyepi, tidak dilakukan hanya oleh Warga Kecamatan Buleleng, di Bali Utara.
Khsusus Kecamatan Buleleng, melaksanakan upacara tersebut pada Purnama Kedasa atau setelah Nyepi. Sementara itu, warga Denpasar, pada Minggu (15/03) menggelar Melasti di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur.
Tampak ribuan umat sejak pagi hari terlihat berdatangan silih berganti mengikuti prosesi sakral ini secara bergiliran antar desa.
Mereka yang berasal dari jarak jauh langsung berangkat dari Pura Desa menggunakan kendaraan pribadi. Puluhan truk mengangkut warga beserta pretima diiringin dengan gamelan beleganjur.
Salah Seorang Umat asal Peguyangan, Putu Oka mengatakan bahwa upacara Melasti sendiri merupakan bagian dari persiapan spiritual sebelum Hari Raya Nyepi.
Dalam tradisi ini, seluruh perlengkapan persembahyangan atau pratima dari pura disucikan dengan cara dibawa ke sumber air, baik itu laut maupun sungai.
"Ritual ini melambangkan penyucian diri serta pembersihan alam dari segala kotoran menggunakan air kehidupan salah satunya ke Pantai Padanggalak ini," kata dia.
Dengan terlaksananya upacara Melasti ini, umat Hindu Bali diharapkan dapat memasuki Hari Raya Nyepi dengan hati yang bersih, siap untuk menjalani Catur Brata Penyepian sebagai bentuk refleksi dan penyucian diri secara spiritual.(Made)

