Tautkan Silaturahmi, Paguyuban Kades Purnawirawan TNI Se-Jawa Tengah Gelar Temu Kangen di Wonosobo
SUARA NEGERI | WONOSOBO — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kawasan wisata The Sinsu Park, Wonosobo, saat puluhan purnawirawan TNI yang kini mengabdi sebagai Kepala Desa di wilayah Jawa Tengah berkumpul dalam acara "Temu Kangen Paguyuban Kades Purnawirawan TNI se-Jawa Tengah".
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sekitar 20 anggota paguyuban yang datang memboyong serta anak dan istri. Kehadiran keluarga besar ini menambah intim suasana reuni, sekaligus mempererat jejaring silaturahmi antar-mantan prajurit yang kini menjadi pamong masyarakat. (26/4/26)
Dalam sambutannya, Bapak Ali, yang menjabat sebagai Kepala Desa Pakuncen, Kecamatan Selomerto, selaku sambutan mewakili Ketua Panitia penyelenggara, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran rekan-rekan sejawat dari berbagai daerah.
"Kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa, melainkan wadah untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam memimpin desa. Meskipun kita sudah purnawirawan, jiwa korsa dan semangat pengabdian TNI harus tetap menyala dalam melayani masyarakat di desa masing-masing," ujar kepala desa Pakuncen.
Beliau juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di The Sinsu Park bertujuan agar para anggota dan keluarga bisa menikmati udara segar dan pemandangan alam Wonosobo, sehingga acara ini juga berfungsi sebagai sarana rekreasi keluarga
Dalam waktu yang sama turut hadir memberikan arahan, Bapak Sarwono selalu kepala Desa Mangunrejo sekaligus Sesepuh Paguyuban. Dalam sambutannya yang penuh wejangan, beliau menekankan pentingnya menjaga integritas dan loyalitas yang telah ditempa selama bertugas di TNI untuk diterapkan dalam birokrasi desa.
"Sebagai purnawirawan, kita memiliki disiplin yang kuat. Itulah modal utama kita untuk memajukan desa. Mari kita jaga kerukunan ini, saling asah, asih, dan asuh, agar paguyuban ini tetap solid dan memberi manfaat bagi sesama kades purnawirawan di Jawa Tengah," pesan Bapak Sarwono.
Acara ditutup dengan saling berjabat tangan sebagai tanda saling memaafkan, sesi foto bersama dan makan siang bersama dengan hidangan khas Wonosobo. Seluruh peserta tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan di kabupaten-kabupaten lain di Jawa Tengah secara bergantian. (NoerSobo)


