Sinergi Membangun Desa: Dandim 0707 Wonosobo dan Forkopimda Tinjau Progres TMMD Sengkuyung II di Desa Grugu
SUARA NEGERI ■ WONOSOBO — Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., memimpin langsung rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam kunjungan lapangan ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, pada Rabu (22/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kesiapan serta progres pengerjaan program terpadu lintas sektoral tersebut. TMMD hadir sebagai langkah nyata TNI dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pelosok guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Fokus Pembangunan: Infrastruktur dan Hunian Layak
Dalam keterangannya, Letkol Inf Yoyok Suyitno menjelaskan bahwa fokus utama TMMD kali ini mencakup dua sasaran fisik krusial:
Betonisasi Jalan Usaha Tani: Pembangunan akses jalan penghubung Dusun Marong (Desa Grugu) menuju Desa Gambaran sepanjang 736 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter.
Rehabilitasi Rumah: Pembangunan kembali 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan.
“Kami berharap infrastruktur ini menjadi urat nadi baru bagi aktivitas pertanian warga. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil tani lancar, dan ekonomi masyarakat otomatis akan terangkat,” ujar Dandim di sela-sela peninjauan.
Gotong Royong: Efisiensi Anggaran dan Kemanunggalan
Bupati Wonosobo, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) One Andang Wardoyo, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kodim 0707/Wonosobo. Menurutnya, TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pemerintah Daerah sangat berterima kasih. Melalui sistem gotong royong ini, kita tidak hanya berhasil melakukan efisiensi anggaran, tetapi juga membangkitkan kembali semangat kebersamaan masyarakat yang mungkin mulai luntur di era modern ini,” ungkap One Andang.
Harapan Kedepan
Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini diharapkan menjadi stimulus bagi kemandirian Desa Grugu. Selain manfaat fisik berupa jalan dan rumah, nilai-nilai kepedulian sosial yang terbangun selama proses pengerjaan diharapkan tetap terjaga dan menjadi identitas kuat masyarakat Wonosobo. (NoerSobo)
