Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali


SUARA NEGERI ■ BALI — Aktivitas pendakian di Gunung Agung dipastikan akan dibuka kembali segera setelah selesainya rangkaian upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) dan Tawur Labuh Gentuh di Pura Agung Besakih.

Sebelumnya, pendakian ditutup sementara dari tanggal 28 Maret hingga 24 April 2026, untuk menjaga kelancaran dan kesucian upacara di area suci tersebut.

Kepala Desa Adat Besakih, Jro Mangku Made Widiartha, menjelaskan bahwa penutupan tersebut dilakukan karena Gunung Agung dan Pura Agung Besakih merupakan satu area suci. Selama pujawali (pura), kesucian keduanya harus dilindungi dari aktivitas apa pun yang berpotensi mengganggunya.

"Penutupan ini semata-mata untuk menjaga kesucian selama pekerjaan berlangsung," katanya.

Setelah rangkaian upacara selesai pada tanggal 24 April 2026, aktivitas pendakian akan diizinkan kembali. Para pemandu pendakian juga telah diberitahu sebelumnya untuk tidak melakukan aktivitas pendakian apa pun selama periode penutupan.

Pihak berwenang desa adat mendesak masyarakat dan wisatawan untuk terus mematuhi peraturan yang ada dan melanjutkan pendakian dengan tertib setelah area tersebut dibuka kembali. (Ami/Made/BK)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali
  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali
  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali
  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali
  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali
  •  Usai Rangkaian Karya di Besakih, Pendakian Gunung Agung Dibuka Kembali