BAZNAS Karanganyar Punya Pimpinan Baru, Transparansi dan Perluasan UPZ Jadi Prioritas
SUARA NEGERI ■ KARANGANYAR — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar periode 2026–2031 resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Selasa (28/7), menandai dimulainya masa kepengurusan baru setelah berakhirnya periode 2021–2026.
Pelantikan dihadiri perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Bupati Karanganyar Rober Christanto, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Karanganyar.
Ketua BAZNAS Jawa Tengah Ahmad Daroji mengapresiasi capaian BAZNAS Karanganyar yang dinilai berhasil meningkatkan penghimpunan zakat hingga sekitar Rp30 miliar. Menurutnya, BAZNAS Karanganyar juga mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional, termasuk dalam pengembangan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid.
Ketua BAZNAS Karanganyar periode 2026–2031, Kustiyono, mengatakan kepengurusan baru akan melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperluas pembentukan UPZ untuk mengoptimalkan potensi penghimpunan zakat di daerah.
Selain memperkuat penghimpunan zakat, BAZNAS Karanganyar akan meningkatkan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar penyaluran zakat tepat sasaran sesuai ketentuan syariah.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana zakat guna menjaga kepercayaan masyarakat. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan tugas secara profesional dan terus berkoordinasi dengan para pimpinan sebelumnya untuk meningkatkan kinerja BAZNAS.(hrs)

