Wonosobo Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Koordinasi Hadapi Musim Kemarau
SUARA NEGERI ■ WONOSOBO — Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu, sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas instansi menjelang puncak musim kemarau.
Apel dipimpin Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan diikuti personel Polres Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Perhutani, Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah instansi pemerintah daerah.
Afif mengatakan upaya pencegahan menjadi prioritas utama dalam mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, dengan menitikberatkan pada deteksi dini, koordinasi antarlembaga, dan kesiapan sumber daya.
"Kesiapsiagaan yang terpelihara, sinergi yang kuat, dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk meminimalkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta melindungi masyarakat," katanya dalam amanat apel, pada Kamis (6/8).
Menurut Afif, kawasan hutan dan pegunungan di Wonosobo memiliki fungsi penting sebagai penyangga ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat sehingga seluruh instansi diminta meningkatkan pemantauan di wilayah rawan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta mengedukasi masyarakat agar menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan kepolisian siap bekerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Setelah apel, Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau kesiapan kendaraan, peralatan, dan sarana penanggulangan kebakaran milik masing-masing instansi untuk memastikan seluruh perlengkapan siap digunakan apabila terjadi kebakaran selama musim kemarau.
Pemerintah daerah berharap kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi lintas sektor yang telah dibangun dapat mempercepat upaya pencegahan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Wonosobo dapat ditekan.(Noer77)



