Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing Kota Palu


SUARA NEGERI ■ PALU — Momen hangat yang memadukan keindahan alam dengan kebersamaan terasa di Kampung Nelayan bersama dengan komunitas pemancing kota palu, Renjana Coffe, Senin (27/4/2026).


Pertemuan ini saling menyapa dan berjabat tangan erat satu dan lainnya melambangkan simbol persaudaraan yang tidak pernah hilang. Hingga sesama rekan lainnya menayakan kabar dan kesibukan.

Dengan candaan dan tawa satu sama lainnya para pemancing mulai ditawarkan oleh pemilik cafe renjana Ko Fery Taula, dengan menu hidangan khas salah satunya yakni Mie Ayam Renjana yang menjadi primadona mengisi kehangatan malam suasana alam pantai Kampung Nelayan.

Semangkuk Mie Ayam mulai menggoda di depan para pemancing dan aroma khasnya membuat selera untuk menyantapnya lebih awal sehingga pertemuan silaturahmi ini semakin hangat dan erat.


Mulai dengan mengambil sendok pertama. Kuah hangat menempel di bibir, mie lembut meluncur ke mulut. Rasanya? Sama seperti mie ayam yang dulu kuabaikan. Tapi kali ini berbeda. Mulai menatap teman-teman di sekeliling meja, mereka tertawa, saling bercanda, mendorong kursi, dan menceritakan hal-hal kecil yang tiba-tiba terasa hidup. Suara tawa mereka pecah di udara, dan  merasa hangat, bukan dari kuahnya, tapi dari suasana di sekitar.

Bukan hanya sekadar duduk lebih lama, mangkuk-mangkuk itu selalu memenuhi meja kami. Tidak ada kata perpisahan yang muluk, tidak ada seremoni. Hanya kuah mengepul, sendok yang bergerak, dan tawa yang menempel di memori.

Dari semangkuk mie ayam, satu hal terlihat jelas selalu lahir dari momen, dari kebersamaan, dari kenangan yang tersimpan.

Kini, meski bersama rekan-rekan pemnacing yang jarang bertemu, dengan kesibukan masing-masing semuanya hadir kembali menjadi penanda waktu, kenangan, dan persahabatan yang tidak pernah pudar.

Tak hanya sekadar temu kangen, pertemuan ini juga memberikan wawasan baru dan inspirasi para pemancing kota palu.

Semangat kebersamaan ini pun tak berhenti. Sebuah rencana besar sudah menanti di depan mata. Sebagai tindak lanjut dari upaya mempererat silaturahmi tersebut, teman-teman sepakat untuk kembali bertemu dalam agenda silaturahmi selanjutnya untuk membahas ivent besar yakni lomba mancing untuk para pemancing yang ada di Kota Palu.

Pertemuan ini mengingatkan, bahwa sejauh apa pun kita melangkah dan setinggi apa pun posisi yang telah kita raih, sahabat lama adalah rumah tempat kita kembali untuk berbagi cerita. Semoga silaturahmi ini terus terjaga selamanya.(DhankZ)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu
  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu
  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu
  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu
  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu
  •  Dari Semangkuk Mie Ayam Renjana, Terjalin Silaturahmi Pemancing  Kota Palu