Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas


SUARA NEGERI ■ SOLO — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan secara langsung Gedung Asrama National Paralympic Committee Indonesia atau NPCI Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Kelurahan Delingan, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (15/4) siang. 

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangga karena Jawa Tengah menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki gedung asrama khusus bagi para atlet disabilitas. 

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendukung para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Pada kesempatan ini, Ahmad Luthfi juga mengenang pengalamannya saat menjabat di Solo dan menyaksikan langsung perjuangan para atlet dalam ajang ASEAN Para Games. Ia menyatakan bahwa prestasi para atlet disabilitas sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi organisasi olahraga lainnya. 

Gubernur berkomitmen untuk terus memperhatikan sarana dan prasarana atlet dengan mengucurkan dana hibah sebesar empat miliar rupiah pada tahap awal serta mengawal anggaran tambahan sebesar lima miliar rupiah pada APBD Perubahan mendatang agar fasilitas olahraga semakin memadai.

Menurut Ahmad Luthfi olahraga merupakan alat pemersatu bangsa yang tidak membedakan latar belakang suku, ras, maupun keterbatasan fisik. Ia memotivasi para atlet agar gedung baru tersebut menjadi pemicu semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. 

Gubernur berharap kontribusi medali emas dari atlet Jawa Tengah yang saat ini mencapai tiga puluh persen dari total nasional bisa terus meningkat di masa depan. 
"Setelah diresmikan dan punya asrama baru ini sanggup tidak perolehan mendali lebih banyak lagi, " ucap Ahmad Lutfi yang disambut teriakan para peserta yang hadir dengan ucapan setengah "sanggup".

Lutfi juga berkomitmen terus mendukung dan memberikan perhatian lebih bagi NPCI Jawa Tengah untuk terus berjuang mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional. Ia juga memproklamirkan diri sebagai bapak penyandang disabilitas di Jawa Tengah. 

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Masrofi menjelaskan bahwa gedung asrama tiga lantai tersebut dibangun di atas lahan seluas seribu tujuh ratus empat puluh sembilan meter persegi dengan kapasitas dua ratus atlet. 

Pembangunan asrama ini menggunakan dana swadaya dari seluruh anggota NPCI Jawa Tengah yang mencapai Rp 22,06 milliar untuk pengadaan tanah hingga pembangunan fisik. Keberadaan asrama ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan aksesibilitas bagi atlet agar tidak lagi berpindah-pindah dengan sistem sewa.

Selain peresmian gedung pemerintah juga memberikan penghargaan berupa tali asih kepada 85 atlet dan pelatih asal Jawa Tengah yang sukses meraih medali pada ASEAN Para Games ke-13 di Thailand. Total penghargaan yang diberikan mencapai sepuluh miliar sebelas juta rupiah yang disalurkan secara bertahap. 

"Tapi asih penghargaan ini akan dicairkan selama dua tahap. Pada tahap ini ada Rp 4,4 milliar. Dan di Perubahan 2026 nanti ada Rp 5,6 milliar, " ungkapnya. 

Besaran bonus untuk atlet  perorangan, Emas sebesar 90 juta rupiah, Perak sebesar 40 juta rupiah, Perunggu sebesar 25 juta rupiah. Untuk atlet ganda, Emas 65 juta rupiah, Perak 35 juta, Perunggu 18.750.000. Sedangkan untuk atlet beregu, Emas mendapatkan 45 juta rupiah, Perak 25 juta rupiah, Perunggu 12.500.000.

"Untuk pelatih, emas 45 juta rupiah, Perak 30 juta rupiah, Perunggu 20 juta rupiah. Bonus ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka bagi Jawa Tengah dan Indonesia" tandasnya. (sri)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas
  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas
  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas
  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas
  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas
  •  Jateng Provinsi Pertama yang Miliki Gedung Asrama Khusus Bagi Atlet Disabilitas