Babinsa Selayar Amankan Puluhan Dus Komix, Cegah Penyalahgunaan Obat di Kalangan Remaja
SUARA NEGERI ■ SELAYAR — Aparat TNI melalui Babinsa Desa Nyiur Indah, Koptu Muh. Rustang, mengamankan puluhan dus obat batuk merek Komix yang ditemukan dijual di salah satu toko milik warga di Desa Nyiur Indah, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (31/7/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan preventif menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan obat batuk cair oleh kalangan remaja.
Pengamanan dilakukan setelah Babinsa menerima informasi mengenai meningkatnya kekhawatiran warga terhadap praktik penyalahgunaan obat batuk cair yang dikonsumsi secara berlebihan untuk memperoleh efek tertentu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Koptu Muh. Rustang mendatangi lokasi penjualan, melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik toko, sekaligus memberikan edukasi agar lebih selektif dalam menjual produk yang berpotensi disalahgunakan, terutama kepada anak-anak dan remaja.
"Kami mengamankan puluhan dus Komix untuk dilakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Pengamanan ini merupakan langkah preventif dan bukan berarti seluruh produk tersebut merupakan barang terlarang. Komix adalah obat yang legal apabila digunakan sesuai aturan, namun dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan atau disalahgunakan," ujar Koptu Muh. Rustang.
Ia menegaskan, langkah tersebut bukan merupakan penindakan terhadap produk obat yang beredar secara legal, melainkan bagian dari upaya pencegahan agar tidak terjadi penyalahgunaan yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda.
Babinsa juga mengimbau para pemilik toko agar tidak menjual obat-obatan tertentu kepada anak di bawah umur tanpa pengawasan orang tua maupun pihak yang berwenang. Menurutnya, pengawasan terhadap pergaulan remaja membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kami mengharapkan peran orang tua, sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan obat yang dapat merusak masa depan generasi muda," tambahnya.
Pemerintah Desa Nyiur Indah turut memberikan apresiasi atas respons cepat Babinsa dalam menindaklanjuti keresahan masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk sinergi aparat dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan lingkungan serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat.
Kegiatan ini juga menjadi peringatan bagi para pelaku usaha agar lebih berhati-hati dalam mendistribusikan produk yang berpotensi disalahgunakan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan obat-obatan.(ircak/R-01)

