Hari Ke-3 Pencarian Korban KLM Nurul Salsa, 14 Personel BKO Polres Selayar Tiba di Pulau Jampea
SUARA NEGERI ■ SELAYAR — Sebanyak 14 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polres Kepulauan Selayar tiba di Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu, Jumat (17/7/2026) malam, untuk memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi.
Personel diberangkatkan pada Jumat pagi pukul 08.00 Wita dari Pelabuhan Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, berdasarkan Surat Perintah Kapolres Kepulauan Selayar Nomor: Sprin/323/VII/HUK.6.6/2026 tentang bantuan pencarian dan evakuasi korban.
Tim dipimpin KBO Satpolairud Polres Kepulauan Selayar, IPDA Adetiawarman, S.Sos., M.M., selaku Perwira Pengendali (Padal). Kekuatan BKO terdiri atas enam personel Satpolairud, empat personel Sat Samapta, dua personel Sat Reskrim, dan dua personel Sat Intelkam.
Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 11 jam, rombongan tiba di Pelabuhan Benteng Jampea pukul 19.25 Wita dan selanjutnya menuju Mapolsek Pasimasunggu. Kedatangan mereka disambut Kapolsek Pasimasunggu IPTU Haryanto bersama jajaran sebelum personel beristirahat dan bersiap bergabung dalam operasi pencarian.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan penambahan personel merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung operasi kemanusiaan bersama Basarnas, TNI AL, pemerintah daerah, dan unsur SAR gabungan.
"Operasi pencarian ini adalah misi kemanusiaan. Kami menambah kekuatan personel agar pencarian dapat dilakukan secara maksimal bersama seluruh unsur SAR. Kami berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel yang bertugas mengingat kondisi cuaca di lokasi masih cukup menantang," kata Didid.
Memasuki hari ketiga operasi SAR, pencarian masih dilakukan di sejumlah titik di perairan barat Pulau Polassi dengan melibatkan KRI Marlin, Basarnas, TNI AL, Polairud, kapal-kapal rakyat, dan unsur SAR gabungan lainnya. Hingga Jumat malam, sebanyak 27 korban dilaporkan masih dalam pencarian.
Kapolres juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mengajak masyarakat mendoakan kelancaran proses pencarian.
"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian diberikan kelancaran, seluruh personel yang bertugas senantiasa diberikan keselamatan, dan 27 korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Kami bersama seluruh unsur SAR akan terus berupaya semaksimal mungkin hingga seluruh korban berhasil ditemukan," ujarnya.(Ircak)

