Safavi: Strategi Selat Hormuz dan Rudal Iran Disusun Sejak 2011
SUARA NEGERI ■ JAKARTA — Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi mengungkapkan bahwa strategi pertahanan Iran di Selat Hormuz serta penguatan kemampuan rudal nasional berakar dari arahan Ayatollah Seyed Ali Khamenei yang diberikan lebih dari satu dekade lalu.
Safavi mengatakan Khamenei secara langsung mengawasi kebijakan pertahanan Iran dan berperan penting dalam membentuk doktrin militer negara.
Menurut Safavi, pada 2011 ia diperintahkan menyusun rencana komprehensif untuk penutupan Selat Hormuz dalam waktu satu bulan. Bersama para komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), ia kemudian menyusun dokumen operasional yang juga mencakup skenario operasi di Teluk Persia, Laut Oman, Laut Merah, hingga kawasan Mediterania.
Rencana tersebut, kata Safavi, selanjutnya diserahkan kepada Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran untuk diimplementasikan. Ia menyebut sebagian strategi militer yang diterapkan Iran saat ini berasal dari dokumen yang disusun sekitar 15 tahun lalu.
Safavi juga mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai Komandan IRGC pada 1997, Khamenei memberikan perhatian besar terhadap pengembangan arsenal rudal Iran. Ketika itu Iran memiliki sekitar 2.000 rudal, namun Khamenei disebut meminta peningkatan kemampuan rudal agar mampu mendukung operasi militer dalam konflik berkepanjangan.
Pernyataan Safavi disampaikan saat menjelaskan evolusi strategi pertahanan Iran, termasuk pengamanan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz yang menjadi salah satu titik penting perdagangan energi dunia.
(Reporting by Jamil | Editing by SuaraNegeri English Desk)

