Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN


VLADIVOSTOK ■ SUARA NEGERI Presiden Prabowo Subianto mendorong Indonesia dan Rusia meningkatkan perdagangan bilateral hingga dua kali lipat melalui percepatan implementasi Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA), dalam upaya memperluas akses pasar Indonesia ke Eurasia sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang perdagangan Rusia menuju Asia Tenggara.

Prabowo menyampaikan target tersebut saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9). Ia mengatakan nilai perdagangan Indonesia-Rusia mencapai sekitar US$5 miliar pada 2025, meningkat 21,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Presiden juga mendorong negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) menyelesaikan prosedur internal agar perjanjian perdagangan bebas tersebut dapat segera diterapkan. Perjanjian itu direncanakan mulai berlaku pada 2027.

“Target yang jelas adalah menggandakan perdagangan kita,” kata Prabowo dalam forum tersebut.

Langkah itu menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas hubungan ekonomi Indonesia di luar pasar tradisional. Prabowo menawarkan Indonesia sebagai pintu masuk alami bagi dunia usaha Eurasia menuju ASEAN, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar di kawasan sekaligus bagian dari RCEP.

Pertemuan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin juga memperlihatkan semakin eratnya hubungan kedua negara. Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra penting Rusia di kawasan Asia-Pasifik dan sebagai sahabat yang dipercaya Moskow.

Dampak ekonomi

Jika I-EAEU FTA berjalan efektif, dampak paling langsung adalah penurunan hambatan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara anggota EAEU. Hal tersebut berpotensi membuka ruang lebih besar bagi produk Indonesia seperti komoditas pertanian, makanan olahan, produk manufaktur, serta barang konsumsi untuk memasuki pasar Eurasia.

Sebaliknya, Indonesia dapat memperoleh akses lebih luas terhadap produk, bahan baku dan berbagai komoditas dari Rusia serta negara-negara EAEU.

Namun, target menggandakan perdagangan menjadi US$10 miliar tidak otomatis tercapai hanya dengan adanya FTA. Infrastruktur logistik, biaya pengiriman, sistem pembayaran, standar produk dan kepastian regulasi akan menjadi faktor penentu.

Terlebih, kondisi ekonomi Rusia masih menghadapi tekanan akibat perang di Ukraina, defisit anggaran yang meningkat dan kebijakan moneter yang ketat. Reuters melaporkan defisit anggaran Rusia meningkat 40% pada Januari-Juli 2026 menjadi sekitar 2,8% dari PDB.

Rusia juga menghadapi tekanan pada sektor energi. Proyeksi produksi minyak Rusia 2026 telah direvisi turun menjadi sekitar 494,2 juta ton atau 9,88 juta barel per hari, terendah dalam 17 tahun, menurut dokumen proyeksi yang diperoleh Reuters.

Kondisi tersebut membuat perluasan perdagangan dengan Indonesia menjadi peluang bagi kedua negara, tetapi sekaligus menuntut kehati-hatian terhadap risiko pembayaran, logistik dan volatilitas ekonomi.

Dampak politik dan geopolitik

Secara politik, pendekatan Prabowo memperlihatkan upaya Indonesia menjalankan politik luar negeri yang lebih aktif dan pragmatis, dengan menjaga hubungan ekonomi dan strategis dengan Rusia tanpa harus meninggalkan hubungan Indonesia dengan mitra lainnya.

Bagi Moskow, Indonesia memiliki nilai strategis lebih besar daripada sekadar pasar bilateral. Dengan menawarkan Indonesia sebagai pintu menuju ASEAN, Jakarta berpotensi menjadi salah satu jalur penting bagi Rusia untuk memperluas hubungan ekonomi ke Asia Tenggara.

Bagi Indonesia, hubungan tersebut dapat meningkatkan daya tawar geopolitik dengan menunjukkan bahwa Jakarta memiliki alternatif kemitraan ekonomi dan strategis di tengah fragmentasi perdagangan global.

Tetapi strategi tersebut juga membawa risiko. Semakin erat hubungan ekonomi dengan Rusia, semakin besar kebutuhan Indonesia untuk menjaga keseimbangan hubungan dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, China, Jepang dan mitra ASEAN, terutama ketika isu Rusia masih terkait erat dengan perang Ukraina dan rezim sanksi Barat.

Karena itu, keberhasilan diplomasi Prabowo bukan hanya akan diukur dari besarnya nilai kesepakatan, tetapi dari kemampuan Indonesia mengubah hubungan politik menjadi perdagangan nyata tanpa menciptakan ketergantungan baru.

Analisis 

Dari sisi ekonomi: peluang terbesar berada pada diversifikasi pasar dan sumber pasokan. I-EAEU FTA dapat membuka pasar baru bagi eksportir Indonesia sekaligus memperluas pilihan impor.

Dari sisi investasi: hubungan yang lebih erat berpotensi mendorong investasi Rusia di sektor energi, industri, pertanian, teknologi dan sektor strategis lainnya. Indonesia dan Rusia sebelumnya juga telah membahas kerja sama energi, ruang angkasa, pertanian, industri dan farmasi.

Dari sisi geopolitik: Indonesia memperoleh ruang manuver lebih besar sebagai negara yang memiliki hubungan dengan berbagai blok ekonomi dan kekuatan dunia.

Risikonya: target perdagangan US$10 miliar akan membutuhkan lebih dari sekadar kesepakatan politik. Hambatan logistik, pembayaran lintas negara, sanksi terhadap Rusia, ketidakpastian ekonomi dan kemampuan perusahaan Indonesia bersaing di pasar Eurasia akan menentukan apakah target tersebut realistis.

Pertemuan Prabowo-Putin dan agenda EEF menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-Rusia mulai diarahkan dari sekadar hubungan diplomatik menuju kemitraan ekonomi yang lebih terstruktur. Jika I-EAEU FTA benar-benar berjalan pada 2027, dampaknya dapat menjadi salah satu instrumen diversifikasi perdagangan Indonesia—sekaligus menguji kemampuan Jakarta memainkan peran sebagai jembatan antara Rusia/Eurasia dan ASEAN. (Aini)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN
  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN
  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN
  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN
  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN
  •  Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Berlipat Ganda, Indonesia Bidik Pintu Masuk Rusia ke ASEAN