Idul Adha, Teheran dan Baghdad Melakukan Konsultasi Tingkat Tinggi
SUARA NEGERI | TEHERAN — Presiden Masoud Pezeshkian menekankan perlunya Iran dan Irak untuk terus melakukan konsultasi tingkat tinggi, dan mempercepat implementasi perjanjian bersama guna memastikan kepentingan bersama kedua negara tetangga dan sahabat tersebut.
Pezeshkian menyampaikan seruan tersebut dalam percakapan telepon terpisah pada Selasa (26/5) dengan Presiden Irak Nizar Amidi dan Perdana Menteri Ali Al-Falih Al-Zaidi, di mana ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Irak atas datangnya Idul Adha atau Hari Raya Kurban, mendoakan mereka kedamaian, kemajuan, martabat dan kebanggaan.
Ia menggambarkan Idul Adha sebagai simbol luhur pengabdian, pengorbanan, dan solidaritas, yang dapat membuka jalan bagi penguatan konvergensi, kerja sama, dan sinergi di antara negara-negara Islam dalam menghadapi tantangan dan ancaman bersama, serta menghadapi rencana-rencana yang memecah belah dari musuh.
Menekankan posisi istimewa yang dinikmati Iran dan Irak, Pezeshkian mengatakan hubungan mereka didasarkan pada ikatan sejarah, budaya, agama, dan antar masyarakat yang mendalam, menyerukan perlunya pengembangan dan pendalaman kerja sama lebih lanjut di bidang politik, ekonomi, budaya, ilmiah, komersial dan keamanan.
Selama percakapan telepon ini, kedua pihak meninjau hubungan bilateral dan kerja sama bersama antara Teheran dan Baghdad, dengan penekanan pada percepatan implementasi perjanjian bersama.
Merujuk pada perkembangan regional, presiden Iran menyerukan perdamaian dan stabilitas di Asia Barat, menyatakan harapan bahwa upaya politik dan diplomatik yang sedang berlangsung akan menghasilkan hasil yang efektif dan nyata serta membantu mencapai perdamaian dan keamanan yang langgeng di kawasan tersebut.
Pezeshkian, sambil menekankan pentingnya melanjutkan konsultasi erat antara pejabat tinggi kedua negara, mengundang presiden dan perdana menteri Irak untuk mengunjungi Republik Islam Iran, menyebut kunjungan tersebut sebagai cara efektif untuk memperluas kerja sama bilateral. (Irna/MIA)
