Kasus Reforma Agraria Menggema di Kawasan Monas, Massa DPN KNARA Turun Ke Jalan
SUARA NEGERI ■ JAKARTA — Jajaran Polda Metro Jaya memberikan pelayanan humanis kepada massa aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2026).
Puluhan massa menggelar aksi berkaitan dengan isu reforma agraria. Mereka meminta pemerintah mencabut dan memblokir izin pertanahan yang dinilai bermasalah, mengeluarkan kebun rakyat, permukiman, kampung, dusun, dan desa dari kawasan hutan, serta menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
Dalam aksinya, massa juga menyuarakan aspirasi melalui spanduk dan poster. Beberapa di antaranya terkait pelaksanaan UUPA Nomor 5 Tahun 1960, penegakan Pasal 33 UUD 1945, penyelesaian konflik agraria, penghentian kriminalisasi terhadap petani, serta redistribusi tanah untuk rakyat.
Sementara itu, terpantau Personel Polri membagikan air mineral dan snack roti kemasan kepada peserta aksi dari Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pendekatan simpatik Polri dalam menjaga situasi keamanan selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, Polri tidak hanya bertugas melakukan pengamanan, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bersama masyarakat. Dalam pengamanan aksi, kami mengedepankan sikap humanis, komunikasi yang baik, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib," kata Kombes Reynold.
Menurutnya, pembagian air mineral dan makanan ringan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik antara petugas dan peserta aksi.
"Penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang dijamin undang-undang. Kami mengimbau agar seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif," ujarnya. (hm/R)

