ABK Jatuh ke Laut di Perairan Banyu Wedang Buleleng, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
SUARA NEGERI ■ BULELENG — Seorang anak buah kapal (ABK) KM Turmalin 384310, Rafles Tafa Kusuma (17), dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di kawasan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Hingga Selasa (30/6), korban masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 06.40 Wita. Tujuh personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng kemudian diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan operasi SAR.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Bogor Barat, Kota Bogor, terakhir terlihat pada Senin (29/6) malam saat turun dari kapal menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang menggunakan sebuah speed boat. Ketika hendak kembali ke kapal, korban tidak kunjung tiba. Speed boat yang digunakannya kemudian ditemukan terdampar di bibir pantai oleh warga.
Tim SAR melakukan pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat dan sekoci, serta penyisiran darat di sepanjang garis pantai. Pencarian juga dilakukan dengan metode penyelaman hingga kedalaman sekitar 10 meter meski jarak pandang di bawah air terbatas sekitar dua meter.
Hingga operasi pencarian berakhir pada hari itu, korban belum ditemukan. Upaya pencarian melibatkan tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud, KPLP, BPBD Buleleng, Polsek Gerokgak, Satpol PP, unsur TNI-Polri setempat, serta keluarga korban. (Ayu/Made)
