DKP Sulteng Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Lembatongoa
SUARA NEGERI ■ PALU — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Desa Lembatongoa. Bantuan tersebut merupakan hasil swadaya Kepala Dinas, para pejabat lingkup Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), serta seluruh pegawai DKP Provinsi Sulawesi Tengah.
Pelepasan bantuan dilakukan sebagai wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial aparatur pemerintah dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yopie M. I. Patiro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari semangat gotong royong dan swadaya seluruh jajaran DKP Provinsi Sulawesi Tengah.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi seluruh keluarga besar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah. Seluruh pembiayaan dilakukan secara swadaya oleh Kepala Dinas, para pejabat PSDKP, dan seluruh pegawai sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Desa Lembatongoa, Kabupaten Sigi," ujar Dr. Yopie, Pada Minggu (5/7/2026).
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan dan instruksi Gubernur Sulawesi Tengah agar seluruh perangkat daerah berpartisipasi aktif dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.
"Instruksi Bapak Gubernur menjadi penguat bagi seluruh perangkat daerah untuk hadir dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah," tambahnya.
DKP Provinsi Sulawesi Tengah berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak sekaligus memperkuat semangat solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat sinergi antarlembaga, serta membangun budaya gotong royong sebagai fondasi utama dalam penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat di Sulawesi Tengah.(DhankZ)

