Menaker: Generasi Muda Harus Terus Tingkatkan Keterampilan Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
SUARA NEGERI ■ JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau generasi muda terus meningkatkan keterampilan agar tetap relevan menghadapi perubahan dunia kerja yang dipicu perkembangan kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, dan otomatisasi.
"Kepada generasi muda, stay relevan dan terus upgrade skill Anda karena dunia kerja masa depan mencari skill, not school," kata Yassierli saat peluncuran Program XLSMART Future Ready di Jakarta, Kamis (2/7).
Menurut Yassierli, tantangan ketenagakerjaan ke depan tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Ia mengapresiasi berbagai inisiatif peningkatan kompetensi generasi muda, termasuk melalui kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan XLSMART. Menurutnya, sinergi berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tengah transformasi dunia kerja.
Yassierli menegaskan pemerintah mengusung semangat no one left behind agar perkembangan AI dan otomatisasi tidak membuat masyarakat kehilangan peluang kerja akibat keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker menandatangani nota kesepahaman dengan XLSMART untuk memperkuat pelatihan vokasi melalui Program Future Ready. Kerja sama itu mencakup penyelenggaraan pelatihan berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, pemagangan, hingga fasilitasi rekrutmen dan penempatan kerja.
Menaker berharap kolaborasi tersebut menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia. (Hd)

