Jenazah Pekerja Migran Indonesia dari Jepang Dipulangkan ke Karanganyar
KARANGANYAR ■ SUARA NEGERI — Jenazah Heru Santoso, pekerja migran Indonesia berusia 24 tahun yang meninggal dunia di Jepang, telah dipulangkan ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan dimakamkan pada Jumat.
Heru meninggal setelah dilaporkan tenggelam saat berekreasi di sebuah sungai di Jepang pada 13 Agustus 2026. Jenazahnya tiba di Bandara Adi Soemarmo, Solo, sebelum dibawa ke rumah duka di Sembung, Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar.
Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Karanganyar Agung Wahyu Utomo turut menjemput jenazah di bandara.
Heru kemudian disalatkan di masjid dekat rumah duka dan dimakamkan di Pemakaman Umum Mojoloyo, Kelurahan Gayamdompo, pada Jumat sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Agung mengatakan perusahaan tempat Heru bekerja menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah dari Jepang hingga ke rumah duka.
"Seluruh biaya proses pemulangan jenazah dari Jepang hingga ke rumah duka ditanggung sepenuhnya oleh pihak perusahaan tempat almarhum bekerja," kata Agung.
Ia mengatakan pemerintah daerah juga telah memastikan hak-hak Heru, termasuk sisa gaji dan manfaat asuransi ketenagakerjaan, diselesaikan. Barang-barang pribadi Heru yang sebelumnya tertinggal di Jepang juga telah diserahkan kepada keluarga.
Heru telah bekerja hampir tiga tahun di sebuah perusahaan konstruksi di Jepang setelah sebelumnya mengikuti program magang yang difasilitasi LPK Hiro Karanganyar.
Kepulangan jenazah tersebut mendapat pendampingan dari pemerintah Kabupaten Karanganyar hingga proses pemakaman. (hrs)

