Kebakaran Lahan Bambu di Pemalang Padam Setelah Dua Jam, Tidak Ada Korban
PEMALANG, SuaraNegeri.co.id — Kebakaran melanda lahan bambu milik warga di Dukuh Glempang, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin, sebelum akhirnya dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WIB oleh seorang warga, Maliha, 50, yang melihat kobaran api di lahan bambu milik Wahidin. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran.
Babinsa Koramil 08/Randudongkal, Serka Ispirori, bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan warga melakukan penanganan awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Petugas Pemadam Kebakaran Pos Randudongkal tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan kemudian melakukan pemadaman bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat.
Kondisi lahan yang dipenuhi bambu dan material mudah terbakar membuat petugas melakukan pemadaman sekaligus penyisiran untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.15 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Luas lahan yang terbakar dan nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Petugas menyebut puntung rokok sebagai salah satu dugaan awal penyebab kebakaran, namun penyebab tersebut belum dapat dipastikan.
Serka Ispirori mengimbau warga tidak membuang sumber api secara sembarangan, terutama di sekitar lahan yang memiliki material mudah terbakar.
“Puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi pemicu kebakaran, terlebih di lahan yang terdapat material mudah terbakar,” katanya.
Petugas bersama pemerintah desa selanjutnya melakukan pendataan, meminta keterangan saksi dan memantau lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api baru.
Kebakaran tersebut terjadi di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar, sehingga respons awal warga dan kedatangan petugas pemadam menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas ke area sekitarnya. (himawan)

