Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat


JAKARTA, SuaraNegeri.co.id — Kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Administrasi Jakarta Timur periode 2021–2026 telah menyelesaikan masa baktinya. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mendorong agar fungsi pembauran masyarakat tetap berlanjut di tengah keberagaman sosial dan budaya wilayah tersebut.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mengatakan FPK memiliki posisi penting sebagai ruang pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, adat, ras dan etnis.

Hal itu disampaikan Munjirin dalam kegiatan Silaturahmi Kebhinekaan dan Pelaksanaan Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Timur di Aula Bambu Apus-Blok C, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (21/9/2026).

Menurut Munjirin, keberagaman masyarakat membutuhkan ruang komunikasi yang memungkinkan berbagai kelompok membangun hubungan dan menjaga kebersamaan.

“Keberagaman di Jakarta Timur saat ini dapat terjaga dengan baik berkat komitmen bersama dalam merawat persatuan dan menjaga kondusivitas. Masyarakat juga terus berpartisipasi aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” kata Munjirin.

Pergantian Pengurus dan Kesinambungan Peran

Berakhirnya masa bakti FPK periode 2021–2026 sekaligus membuka tahap berikutnya bagi pembentukan kepengurusan baru.

Munjirin mengatakan pengalaman dan kontribusi pengurus sebelumnya dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya dalam menjalankan fungsi pembauran masyarakat.

“Kita berharap, keanggotaan FPK yang baru nantinya terbentuk dapat melanjutkan estafet ini, sekaligus menjadikan pencapaian anggota terdahulu sebagai acuan dan motivasi untuk berbuat lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Dalam konteks pemerintahan daerah, keberadaan forum pembauran masyarakat berkaitan dengan upaya membangun komunikasi sosial di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Karena itu, pergantian struktur kepengurusan tidak hanya menjadi persoalan administratif, tetapi juga menyangkut kesinambungan kegiatan yang mempertemukan berbagai kelompok masyarakat.

Tantangan Pembauran di Masyarakat Perkotaan

Jakarta Timur merupakan bagian dari wilayah metropolitan Jakarta dengan masyarakat yang memiliki latar belakang sosial, budaya dan asal daerah yang beragam. Kondisi tersebut membuat komunikasi antar kelompok menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga hubungan sosial di tingkat masyarakat.

Munjirin mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan semangat kebersamaan, toleransi dan gotong royong serta terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut menempatkan FPK bukan semata sebagai forum kegiatan kebhinekaan, tetapi sebagai salah satu ruang sosial yang diharapkan dapat membantu mempertemukan berbagai unsur masyarakat.

Dengan berakhirnya kepengurusan periode 2021–2026, perhatian berikutnya tertuju pada pembentukan kepengurusan baru dan bagaimana forum tersebut mempertahankan kesinambungan peran pembauran di tengah dinamika masyarakat Jakarta Timur. (hd)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat
  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat
  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat
  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat
  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat
  •  Kepengurusan FPK Jakarta Timur Berakhir, Pemerintah Dorong Kesinambungan Pembauran Masyarakat