Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas


JAKARTA, SuaraNegeri.co.id — Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya pada September, hanya beberapa pekan setelah survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkannya sebagai pejabat kabinet dengan penilaian kinerja positif tertinggi.

Survei IPO yang dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden menempatkan Purbaya di posisi teratas dengan penilaian positif sebesar 42,8%. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berada di posisi kedua dengan 33,5%.

Hasil survei tersebut dipublikasikan pada Agustus, ketika Purbaya masih menjabat sebagai Menteri Keuangan dan belum ada keputusan pergantian dirinya.

Presiden Prabowo Subianto kemudian mengganti Purbaya dengan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada 14 September. Serah terima jabatan berlangsung di Kementerian Keuangan pada 15 September.

Pergantian tersebut menjadikan Suahasil sebagai menteri keuangan ketiga di bawah pemerintahan Prabowo dalam waktu kurang dari dua tahun, menurut Reuters.

Purbaya mengatakan setelah pencopotannya bahwa dirinya kecewa dengan keputusan tersebut, tetapi mengaku sudah memperkirakan kemungkinan pergantian itu. Reuters melaporkan bahwa masa jabatannya berlangsung di tengah kekhawatiran investor mengenai kebijakan fiskal, pelemahan rupiah dan meningkatnya defisit anggaran.

Purbaya sebelumnya menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Selama masa jabatannya, pemerintah menghadapi tekanan untuk menjaga kredibilitas fiskal sekaligus membiayai berbagai program prioritas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Suahasil dalam pernyataan setelah dilantik mengatakan akan menjaga disiplin fiskal dan mempertahankan defisit anggaran dalam batas 3% dari produk domestik bruto sesuai ketentuan yang berlaku.

Hasil survei IPO tersebut dengan demikian menggambarkan persepsi publik terhadap kinerja kabinet pada akhir Juli hingga awal Agustus, bukan penilaian terhadap keputusan Presiden Prabowo untuk mengganti Menteri Keuangan pada September.

Perbedaan waktu tersebut menjadi penting karena perubahan jabatan dan perkembangan ekonomi setelah survei berlangsung tidak tercakup dalam hasil survei IPO.

IPO dalam surveinya juga menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di posisi berikutnya dengan penilaian positif 32%, menurut laporan yang mengutip hasil survei tersebut.

Dengan pergantian Purbaya, perhatian kini beralih kepada Suahasil dan bagaimana pemerintah akan menjaga kredibilitas kebijakan fiskal di tengah kebutuhan pembiayaan program-program prioritas dan kekhawatiran investor terhadap arah ekonomi Indonesia. (Sri Lestari)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas
  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas
  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas
  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas
  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas
  • Purbaya Dicopot dari Menkeu, Survei IPO Sebelumnya Justru Tempatkan di Posisi Teratas