Rinto Subekti: Nilai Pancasila Harus Diterapkan, Bukan Sekadar Simbol
KARANGANYAR, SuaraNegeri.co.id — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Rinto Subekti mendorong penguatan pemahaman nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat agar tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rinto menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu (26/9).
Menurut Rinto, penguatan gerakan tersebut membutuhkan landasan hukum yang lebih kuat. Ia mengatakan keberadaan undang-undang diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan gerakan kebajikan Pancasila, selain aturan yang sudah ada.
“Kami berharap sosialisasi ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karanganyar, khususnya para peserta,” kata Rinto.
Ia mengatakan sebagian masyarakat telah menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Namun, menurutnya, pemahaman terhadap nilai tersebut masih perlu diperkuat agar penerapannya tidak sekadar bersifat simbolis.
“Kami yakin masyarakat sudah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi melalui forum ini kita ingin maknanya terasa lebih dalam dan sungguh-sungguh dipraktikkan,” katanya.
Rinto mengatakan Pancasila perlu dipahami sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa, bukan hanya sebagai simbol dalam kegiatan seremonial.
Kegiatan tersebut diikuti relawan dan sejumlah unsur masyarakat di Karanganyar. Para peserta didorong untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan di lingkungan masing-masing.
Rinto merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat dan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI. Komisi tersebut antara lain membidangi urusan reformasi hukum, hak asasi manusia, imigrasi dan pemasyarakatan.
Dalam forum tersebut, Rinto secara simbolis membuka kegiatan Penguatan Relawan Kebajikan Pancasila.
Acara itu menjadi bagian dari kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat di daerah pemilihannya di Jawa Tengah. (hrs)

