Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa


WONOSOBO, (SuaraNegeri.co.id) — Kepolisian Resor Wonosobo, Jawa Tengah, mematangkan pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 di 166 desa melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait, di tengah berlangsungnya tahapan pencalonan di sejumlah wilayah.

Rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Rabu (23/9) melibatkan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, TNI, Kejaksaan, Satpol PP, para camat, kapolsek dan danramil.


Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan kesiapan pengamanan perlu dilakukan sejak awal dengan mempertimbangkan dinamika di masing-masing desa.

"Kami ingin membangun awareness dan kesiapsiagaan dalam rangka pelaksanaan Pilkades di 166 desa. Setiap tahapan harus kita antisipasi sejak awal agar apabila terdapat potensi permasalahan dapat segera dikoordinasikan dan ditangani secara tepat," kata Ricky.

Polres Wonosobo sebelumnya telah berkoordinasi dengan perangkat desa melalui pertemuan dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo pada 18 September. Polisi mengatakan informasi dari perangkat desa digunakan sebagai bahan pemetaan potensi persoalan dan langkah pencegahan.

Pengamanan akan mencakup seluruh tahapan, mulai dari masa tenang, distribusi logistik, pemungutan suara hingga penghitungan suara. Kapolres meminta kapolsek berkoordinasi dengan camat dan danramil untuk menindaklanjuti perkembangan di lapangan sesuai kewenangan masing-masing.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan koordinasi antarlembaga diperlukan untuk menjaga seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan.

"Pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Wonosobo merupakan proses penting bagi masyarakat desa. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga agar setiap tahapan berjalan dengan baik, aman, tertib dan kondusif," kata Afif.

Berdasarkan hasil rapat, tahapan Pilkades masih berlangsung, termasuk proses pencalonan dan seleksi bakal calon di sejumlah desa. Beberapa desa masih menjalani tahapan sesuai ketentuan karena jumlah pendaftar belum memenuhi atau melebihi persyaratan yang ditetapkan.

Polres Wonosobo mengatakan dinamika tersebut akan terus dipantau dan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Ricky meminta apabila ditemukan dugaan pelanggaran, persoalan tersebut didokumentasikan dan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.

"Kalau ada pelanggaran, dokumentasikan dan buat berita acara. Kita kedepankan pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Polres Wonosobo juga menyiapkan personel sesuai kebutuhan pengamanan dan akan mengoordinasikan tambahan kekuatan dari satuan kewilayahan lain jika diperlukan.

Pemerintah daerah dan kepolisian mengimbau peserta, pendukung, panitia, perangkat desa dan masyarakat menjaga situasi tetap kondusif serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama tahapan Pilkades berlangsung. (Noer77)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa
  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa
  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa
  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa
  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa
  • Wonosobo Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 166 Desa