Genap 40 Tahun, Andi Raharja Limbunan Rayakan Ulang Tahun dengan Semangat “A Birthday of Giving”
PALU — Memasuki usia 40 tahun, Andi Raharja Limbunan memilih merayakan hari ulang tahunnya dengan cara yang sarat makna. Bukan sekadar seremoni pertambahan usia, momentum empat dekade kehidupannya dikemas melalui tema “A Birthday of Giving”, dengan semangat berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama.
Perayaan tersebut digelar di Hotel Santika Palu, Sabtu (3/10/2026), dan dihadiri keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan yang mengusung pesan “Usia bertambah. Kebaikan ikut tumbuh.”
Bagi Andi, usia 40 tahun merupakan momentum untuk mensyukuri perjalanan hidup yang telah dilalui, sekaligus menjadi titik untuk memperkuat kepedulian sosial.
Semangat tersebut diwujudkan melalui pengumpulan donasi dalam rangkaian perayaan. Hadiah berupa uang yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada sejumlah yayasan dan lembaga yang telah ditentukan sebagai penerima manfaat.
Lima penerima manfaat tersebut sebelumnya telah melalui proses survei selama kurang lebih lima bulan. Di antaranya Gereja Balai Keselamatan Korps Lekatu, Panti Asuhan dan Rumah Tahfidz Qur'an Zalziah, SMPK Arastamar, serta Panti Asuhan AS Sabur.
Andi mengatakan, konsep tersebut lahir dari keinginannya agar momentum ulang tahun tidak hanya menjadi perayaan pribadi, tetapi juga dapat memberikan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Lima penerima manfaat ini sudah kami survei selama lima bulan. Kita ingin menyejahterakan rakyat, kita ingin anak-anak yang tidak bahagia bisa kita bahagiakan di momentum ini,” kata Andi.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk terus mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebisa mungkin kita berkehidupan sosial. Saya juga memiliki orang tua yang bijak,” ujarnya.
Andi juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, sahabat, tamu undangan, serta seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam perayaan tersebut, khususnya mereka yang memberikan donasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para undangan. Donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.
Menurut Andi, di antara berbagai hal yang diterimanya pada momentum ulang tahun tersebut, hadiah yang paling berarti bukanlah materi.
“Hadiah yang berarti di hari ulang tahun saya adalah doa dari orang tua dan keluarga,” tuturnya.
Andi Raharja Limbunan selama ini dikenal di Kota Palu sebagai pengusaha di sektor otomotif sekaligus tokoh olahraga, khususnya cabang olahraga biliar.
Di sektor otomotif, Andi tercatat sebagai pimpinan CV Akai Jaya Motor Palu, dealer Yamaha di Sulawesi Tengah. Kiprahnya juga terlihat dalam berbagai kegiatan Yamaha maupun aktivitas yang berkaitan dengan perkembangan olahraga otomotif di daerah.
Pada 2026, misalnya, Andi terlibat dalam kegiatan Maxi Day 2026 di Kota Palu yang mempertemukan komunitas dan pengguna Yamaha Maxi.
CV Akai Jaya Motor yang dipimpinnya juga tercatat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Pirelli Motoprix di Sirkuit Panggona, Palu.
Sementara di bidang olahraga biliar, Andi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029 melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada 18 Desember 2025.
Perayaan ulang tahun ke-40 Andi Raharja Limbunan akhirnya tidak berhenti pada seremoni pertambahan usia.Melalui konsep “A Birthday of Giving”, momentum tersebut diarahkan menjadi ruang untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Keluarga, sahabat, dan para tamu undangan turut menjadi bagian dari perayaan tersebut. Di tengah suasana syukur, pengumpulan hadiah uang untuk kemudian disalurkan kepada penerima manfaat menjadi salah satu pesan utama.
Bagi Andi, memasuki usia 40 tahun merupakan babak baru untuk melanjutkan perjalanan dengan membawa pengalaman empat dekade sekaligus memperkuat kontribusi di dunia usaha, olahraga, dan kegiatan sosial di Sulawesi Tengah.
Pesan “Usia bertambah. Kebaikan ikut tumbuh” pun menjadi refleksi utama perayaan tersebut—sebuah perayaan yang menjadikan rasa syukur bukan hanya untuk dinikmati sendiri, tetapi diterjemahkan menjadi aksi berbagi kepada mereka yang membutuhkan.(DhankZ)

