Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi


JAKARTA, SUARANEGERI.co.id — Ratusan hotel dan vila di Bali ditawarkan untuk dijual di tengah ketatnya persaingan bisnis akomodasi, yang menurut anggota DPD RI asal Bali Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik dipicu pertumbuhan jumlah penginapan yang tidak sebanding dengan pertumbuhan wisatawan.

Ni Luh mengatakan, penambahan hotel dan vila berlangsung lebih cepat daripada pertumbuhan permintaan, sementara munculnya akomodasi baru dengan harga lebih murah dan fasilitas lebih lengkap semakin menekan hotel yang telah lama beroperasi.

"Jumlah vila ataupun hotel yang ada di Bali, penambahannya itu tidak seimbang dengan jumlah penambahan wisatawan," kata Ni Luh dalam Indonesia Business Forum, pada Rabu (30/9).

Ia juga menyoroti maraknya vila yang dinilai belum memiliki perizinan lengkap serta praktik penyewaan kembali vila oleh sejumlah pendatang sebagai akomodasi wisata.

Menurut Ni Luh, kondisi tersebut membagi pasar wisatawan ke semakin banyak properti dan menekan tingkat okupansi hotel. Sebagian hotel yang kesulitan menutup biaya operasional akhirnya terpaksa menjual aset.

"Jumlahnya ratusan dan mereka tidak bisa memenuhi okupansi tersebut, yang artinya operasional mereka tidak bisa tertutupi. Jadi mau tidak mau mereka harus melepas aset," ujarnya.

Ni Luh juga menilai pola investasi properti turut mendorong penumpukan vila. Ia menyebut adanya promosi investasi di Bali dengan imbal hasil atau return on investment (ROI) yang diklaim mencapai 12% hingga 20%, yang menurutnya dapat mendorong pembangunan akomodasi tanpa memperhitungkan daya serap pasar.

Ia mengatakan sebagian investor membeli aset dengan harapan memperoleh pengembalian modal dan kemudian menjualnya kembali, sehingga menambah pasokan properti yang belum tentu terserap wisatawan.

Ni Luh mendesak pemerintah pusat dan daerah menangani persoalan pariwisata Bali secara bersama-sama, termasuk mengatasi pertumbuhan akomodasi dan persoalan perizinan.

"Masalah Bali ini sudah terjadi bertahun-tahun dan kompleks. Banyak hal yang harus dikerjakan secara bersama-sama," kata dia. (Made)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi
  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi
  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi
  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi
  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi
  •  Ratusan Hotel dan Vila di Bali Dijual, Legislator Soroti Kelebihan Pasokan Akomodasi